NW Bersatu

Published › May 8, 2010 0 Comments


Harapan besar agar dua keluarga besar Nahdatul Wathan (NW) kembali bersatu akhirnya benar-benar terwujud. Minggu (2/5) kemarin, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dua keluarga yang terpecah beberapa tahun yang lalu, menyatakan diri untuk islah dan bersatu kembali sebagai satu keluarga yang utuh dalam satu acara bertajuk Silaturahmi dan Safa’atul Qubra, yang dihelat di Lapangan Umum Praya.

Ribuan pasang mata warga NW dari Lombok Timur (Lotim) dan Lombok Tengah (Loteng), menjadi saksi bersatunya kembali dua keluarga tersebut. Ditandai dengan pidato bersama, dua cucu pendiri NW (alm) Maulana Syekh Zainuddin Abdul Majid yakni HM. Syamsul Lutfi, M.Si., mewakili keluarga Umi Hj. Siti Rauhun dan TGH. L. Gede Ali Wiresakti Amir Murni, LC., mewakili keluarga Umi Hj. Siti Raihanun. Selain itu, hadir pula para pengurus besar dari NW Anjani serta NW Pancor.
Sayangnya, Umi Raihanun maupaun Umi Rauhun, urung hadir. Begitu pula dengan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA., serta beberapa anggota keluarga dari kedua keluarga. ‘’Tapi itu tidak jadi masalah. Dengan kehadiran kami berdua saat ini, sudah cukup bukti kalau dua keluarga besar ini sudah bersatu kembali,” sebut HM. Syamsul Lutfi, dalam pidatonya. Ia berharap, dengan bersatunya kembali dua keluarga besar ini, bisa menjadi momentum bagi NW kedepan untuk bisa lebih maju lagi.

“Mari kita rajut kembali kebersamaan. Perkuat barisan untuk meraih kemenangan. Di Loteng NW pecah dan Loteng pula NW dipersatukan kembali,’’ ujar Wakil Bupati Lotim ini. Dengan adanya islah ini, menepis anggapan orang selama ini bahwa NW tidak akan bisa kembali bersatu. Karena tidak mungkin saudara satu membuang saudaranya yang lain.

Pada kesempatan yang sama, TGH. L. Gede Sakti, mengungkapkan, rasa syukurnya atas bersatunya kembali dua keluargannya. “Mari terus pertahankan persatuan dan kesatuan. Tidak ingin bicara saja. Tapi bagaimana kemudian itu dibuktikan dengan kerja. Kalau keluarga kami sudah bersatu. Jamaah juga harus ikut bersatu,” ajaknya. Hanya dengan cara itu, cita-cita NW untuk mengangkat derajat masyarakat NTB dan Indonesia pada umumnya, akan bisa terwujud.

Sementara itu,Ketua Panitia, Himni Amin, mengatakan, kegiatan yang digagas oleh Gerakan Muda (Gema) NW ini, murni untuk mempersatukan dua keluarga besar NW. tidak ada unsur-unsur apapun selain itu. kegiatan ini sebenarnya sudah lama direncanakan. Tapi baru kali ini bisa dilaksanakan. “Kita ini mengembalikan kondusivitas di keluarga besar NW yang sudah lama pecah. Dan mulai hari ini kita mulai merajut kembali hubungan kekeluargaan yang sudah lama dipecah,” tandasnya pada acara yang juga dihadiri sejumlah pengurus Partai Bintang Reformasi (PBR) dan PBB itu.
sumber http://www.suarantb.com/2010/05/03/wilayah/Mataram/detil1.html

Berlangganan Pengetahuan Baru ke email anda

Your Comment